Katode merupakan kutub positif dan anode merupakan kutub negatif. Contoh:
penggunaan baterai dan aki.
Volta (1745-1827) berdasarkan eksperimen Luigi Galvani (1737-1798). Rangkaian
alat yang menghasilkan arus listrik dari reaksi kimia selanjutnya disebut sel Volta.
Reaksi kimia tersebut hanya terjadi pada reaksi redoks yang berlangsung spontan.
Sel Volta mempunyai elektrode logam yang dicelupkan ke dalam larutan
garamnya.
a. Sel Volta untuk penentuan pH larutan, energi reaksi, titrasi, kelarutan garam dan
sebagainya.
b. Sel Volta untuk menghasilkan tenaga listrik, misalnya untuk penerangan,
penggerak motor, radio transistor, dan kalkulator, contoh:
PbO2 (katode). Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO4 30%. Jika kedua
elektrode telah terlapisi oleh endapan PbSO4 yang terbentuk sebagai hasil reaksi di
dalam sel aki, aliran elektron akan terhenti karena terhalang oleh endapan itu.
Dikatakan aki telah habis sehingga harus diidi (disetrum). Hal ini dapat dilakukan
apabila elektrodenya belum rusak.
penemuan itu pada tahun 1866. Sel Leclanche terdiri atas suatu silinder seng yang
berisi pasta dari campuran batu kawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), karbon (C), dan
sedikit air. Seng sebagai anode dan katodenya berupa elektrode inert yaitu grafit
yang dicelupkan di tengah-tengah pasta. Pasta berfungsi sebagai oksidator.
Reaksi sel:
Anode: Cd(s) + 2OH-(aq) --> Cd(OH)2(s) + 2e






